3.000 Hektar Bantaran Sungai Akan Ditanami Jagung Rabu , 2009-07-15 10:44:41 WIB
Sedikitnya 3.000 hektar lahan subur di bantaran sungai di Kabupaten Bungo akan menjadi sasaran penanaman jagung hibrida dalam upaya menambah pendapatan dan peningkatan ekonomi warga.
Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Bungo, Syaiful Azhar di Jambi, Selasa mengatakan, Bungo memiliki sejumlah sungai yang memiliki bantaran subur, seperti sungai Batang tebo, Batang Bungo, Batang Pelepat dan lainnya.
Dari 3.000 hektar lahan yang tersedia, saat ini baru 500 hektar yang dimanfaatkan, dan pada 2009 ditargetkan pengaktifan lahan seluas 1.000 hektar. "Produksi yang diperoleh saat ini cukup memuaskan, produksi rata-rata satu hektar bisa mencapai delapan ton, bahkan ada yang mencapai 11 ton," ujarnya.
Petani atau warga yang bermukim di bantaran sungai itu akan mendapat bantuan benih jagung masing-masing 15 kg untuk tiap hektar lahan. Belum lama ini juga sudah dilakukan panen raya di desa Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal di atas lahan seluas 30 hektar, dan di desa itu terdapat 700 hektar lahan yang akan dikembangkan untuk tanaman jagung.
Kabupaten Bungo yang berada di sisi Jalur Lintas Sumatra merupakan daerah strategis untuk pemasaran produksi petani jagung, baik dalam bentuk mentah maupun olahan. Jagung yang bisa diolah menjadi berbagai produk makanan ringan, dapat dipasarkan dengan mudah di pusat perbelanjaan, terminal, dan rumah makan, karena tiap hari akan ramai disinggahi kendaraan antar kota yang melintasi daerah tersebut.
Sumber : kompas.com
Pengirim : webadmin
Copyright 2009 Pemkab
Rokan Hulu. All rights reserved.
Tampilan terbaik website ini dilihat pada IE 5.5 atau lebih, dengan resolusi 1024 x 768 pixels.
Compatible dengan Mozilla, Firefox & Netscape.